Bagaimana sinar matahari berdampak buruk pada kulit kita?


dr. David Djuanda S.H MD M.Med
Learning Beauty


Untuk sepenuhnya memahami mekanisme pada photoaging di kulit manusia, memahami spektrum cahaya pada UV sangatlah penting. Spektrum UV dibagi menjadi tiga komponen utama: UVA (320-400 nm, UVB (290-320 nm), dan UVC (270-290 nm). Umumnya UVC disaring oleh ozon dan kelembaban atmosfer, dan akibatnya hampir tidak pernah mencapai Bumin namun sinar UVA dan UVB mencapai permukaan darat dan kulit kita. Rasio sinar UVA dan UVB adalah 20: 1 dan UVB paling tinggi selama musim panas, kedua bentuk radiasi ini memiliki efek akut dan kronis pada kulit manusia.

Photoaging adalah perpaduan radiasi cahaya UVA dan UVB yang dapat menyebabkan penuaan pada kulit. Untuk memberikan efek biologis pada kulit manusia, kedua kategori sinar UV harus diserap oleh kromofor di kulit. Dengan panjang gelombang yang berbeda, sinar UV berinteraksi dengan sel-sel kulit yang berbeda pada kedalaman yang berbeda. Umumnya,  sinar UVB sebagian besar diserap oleh jaringan epidermis dan mempengaruhi sel-sel epidermis seperti keratinosit, sedangkan sinar UVA menembus lebih dalam ke dalam kulit.

Kurang lebih sekitar <50% UVA menembus ke dalam kulit pada individu yang berkulit putih (dibandingkan dengan UVB <10% ). Karena itu, UVA dapat mempengaruhi keratinosit epidermis dan fibroblas kulit yang lebih dalam. Sinar UV yang diserap diubah menjadi berbagai reaksi kimia yang menyebabkan perubahan histologis dan klinis pada kulit. Penyerapan UVA oleh kromofor sebagian besar bertindak "secara tidak langsung" untuk menghasilkan Reactive Oxygen Species (ROS), yang kemudian menyebabkan gangguan seperti aktivasi faktor transkripsi, peroksidasi lipid, dan pemecahan pada rantai DNA.

Sebaliknya, UVB memiliki efek yang "lebih langsung" pada kromofor yang menyerap sinar UVB dan menyebabkan ikatan silang DNA pirimidin yang berdekatan dan kerusakan langsung pada DNA kulit lainnya. Sekitar 50% dari kerusakan dari sinar mataharis UV berasal dari UVB seperti sunburn bahkan dapat menyebabkan melanoma dan kanker kulit lainnya.

Serangan yang tidak langsung dari UVA umumnya yang menyebabkan keriput halus dan juga kanker kulit. Selain itu  UVA juga juga dapat menembus melalui kaca! Karena itu sangat  memungkinkan seseorang tereksposus UVA dalam ruangan, dekat jendela, serta saat mengemudi.Beberapa risetpun telah membuktikan seoarang pengemudi yang mengalami penuaan dini pada satu sisi tubuhnya yang berlebihan.

Baca Juga :  Cegah Penuaan Dini dengan Cara Ini